Keep Your Love Before It’s Too Late!

image
Sumber gambar di sini, edited by Julia.

Keep Your Love Before It’t Too Late. Beberapa hari yang lalu saya menelpon Ibu yang ada di Bangka. Ketika bertanya tentang kabar kampung halaman, Ibu pun mulai bercerita tentang retaknya dua buah rumah tangga di kampung karena satu alasan yang sama: suami menikah lagi.

Sayangnya, suami-suami yang menikah lagi ini tidak bisa adil kepada kedua istrinya, sebagaimana syarat mutlak dari sebuah poligami. Salah seorang suami malah seakan meninggalkan dan masa bodoh dengan istri tuanya, sibuk dengan kehidupan barunya  bersama istri muda.
Lalu, Emak~begitu saya memanggil Ibu~pun sedikit bercerita, katanya dua rumah tangga ini, sebut saja si A dan B adalah dua rumah tangga yang berbeda. Rumah tangga A adalah rumah tangga yang sudah dibangun bertahun-tahun lamanya, anak pertamanya sudah lulus SMA. Bagaimana perlakuan istri kepada suaminya? Istrinya sangat menurut sekali kepada sang suami, bahkan menurut Emak, istrinya memperlakukan suami sudah seperti raja.
Nah, beda lagi dengan rumah tangga B, rumah tangganya baru berjalan kira-kira enam tahun lamanya. Waktu suaminya menikah lagi, mereka baru memiliki seorang anak usia 6 tahunan. Menurut Emak, istri di rumah tangga B tidak terlalu memperhatikan suami, maka wajarlah bila suaminya menikah lagi.
Sebenarnya, bukan menikah lagi yang saya permasalahkan di sini. Kedua suami di atas menikah lagi setelah diam-diam memiliki hubungan gelap dengan wanita lain!
Mengapa setelah sekian lama menjalin sebuah biduk rumah tangga, hidup bersama, memiliki anak, rumah dan kebahagiaan lainnya, ada pasangan yang mendua? Dan ini bukan hanya dilakukan para suami, tapi ada juga istri yang meski telah menikah berbelas tahun lamanya, dia jatuh cinta lagi kepada pria lain yang bukan suaminya.
Menurut saya, semua itu terjadi karena semakin pudarnya cinta diantara suami dan istri. Istri yang setiap hari sibuk dengan rumah, anak dan lainnya, lupa menjaga cintanya agar senantiasa bersemi. Sementara suami yang sibuk mencari nafkah pun terlalu sibuk hingga lupa menjaga cinta pada sang istri.
Itulah pentingnya dari menjaga cinta dan melestarikannya. Mengapa ada pasangan yang telah menikah puluhan tahun lamanya, tapi masih seperti pengantin baru? Jawabannya karena mereka menjaga dan melestarikan cinta kepada pasangannya.
Sebagaimana seorang penulis pernah berkata, bahwa cinta adalah sebuah kata kerja, yang bisa diusahakan. Makanya kok bisa dua orang yang tidak saling mengenal kemudian menikah dan dipenuhi dengan cinta? Mereka mengupayakannya, menghidupkan cinta.
Bagaimana caranya menjaga cinta?
Berikut ini tips-tips ala saya dalam menjaga cinta:
1. Mintalah kepada Sang Maha Memiliki Cinta
Saya percaya bahwa cinta bukanlah milik manusia, kita hanyalah seseorang yang dititipkan. Dia lah yang memberikan rasa itu kepada kita. Maka, untuk menyuburkan cinta kepada pasangan, mintalah kepada yang memberikannya, agar cinta itu senantiasa ada. Lebih baik lagi, bila ternyata cinta kepada pasangan malah membuat kita semakin mencintaiNya, sebagai wujud syukur akan hadirnya cinta tersebut dalam kehidupan kita.
2. Sempatkan ngobrol dengan pasangan
Meski sudah lama berumah tangga, jangan dikira kita jadi tidak perlu ngobrol dengan pasangan. Dunia berubah, begitu pula pasangan kita. Mungkin dulu ia suka kita dengan pakaian berwarna pink, siapa tahu ternyata sekarang ia lebih suka bila kita berpakaian warna biru. Apapun itu, sempatkan lah bicara kepada pasangan. Sehingga dengan begitu, pasangan merasakan keberadaan kita. Bila suatu saat ia membutuhkan teman bicara, kita ada di sampingnya walau hanya sebagai pendengar semata. Betapa banyak kasus perselingkuhan yang terjadi berawal hanya dari teman curhat saja.
3. Bulan madu lagi
Judulnya gitu amat ya, hihi. Tapi ini juga penting lho! Sesekali dalam perjalanan hidup dengan pasangan, kita butuh menciptakan kembali suasana romantis itu, sehingga memori-memori indah dengan pasangan selalu ada dalam kenangan.
4. Sempatkan pergi berdua sesekali
Meski telah memiliki anak, jangan jadikan hambatan untuk pergi hanya berdua sesekali. Misalnya saja bila sedang berlibur ke rumah nenek dan si kecil tidur, pergi berdua saja makan mie ayam di warung kesukaan pasangan, bisa menambah hangatnya kembali hubungan dengan pasangan.
5. Berikan hadiah kejutan
Banyak orang yang tidak suka mengendarai motor lempeng-lempeng saja. Sesekali perlu menaikkan kecepatan, berbelok tajam, atau memperlahankan laju kendaraan. Begitu pula di dalam rumah tangga. Sebuah hadiah manis kecil bisa jadi pemanis dalam menjalani rumah tangga agar senantiasa berwarna-warni.
6. Belajar memahami pasangan
Menurut saya, dalam hidup tidak ada kata berhenti belajar, terutama belajar memahami si dia. Bila suatu ketika saya masak dengan rasa yang kurang disukai suami, saya akan coba untuk tidak mengulanginya lagi di masakan berikutnya. Begitu juga untuk hal lainnya. Sebisa mungkin kita senantiasa belajar memahami pasangan kita. Jangan sampai karena rasa malas kita, ada orang di luar sana yang jauh lebih mengerti pasangan kita. Dan ketika kita mengetahuinya, barulah kemudian terlambat untuk menyesalinya.

Nah, itulah sedikit tips dari saya tentang menjaga cinta di dalam rumah tangga. Memang sih, usia pernikahan kami baru berjalan empat tahun, masih seumur jagung untuk bisa dijadikan sebuah contoh pernikahan yang baik. Tapi, kata petuah, bila kita diberi, jangan lihat dari siapa yang memberi, melainkan apa yang diberi. (eh, bener nggak ya?)
Kalau punya tips lain tentang menjaga cinta bersama pasangan (yang halal ya, hihi), bagi juga dong? Hehe.
So, keep your love before it’s too late, oke?

Iklan

16 pemikiran pada “Keep Your Love Before It’s Too Late!

  1. TFS mak.. setelah 6 thn menikah suami tetap aja manggil saya “nduk..”, panggilan yg sama seperti wktu baru kenal.. Jadi walau lg marah2 kalau dengar dia manggil begitu rasanya langsung nyeeess.. 😀

  2. mengingat-ingat kembali apa tujuan sebuah pernikahan, ketika sadar bahwa menikah sebagai sarana ibadah pasti ujian seberat apapun akan mampu dilalui berdua, bahkan akan semakin mempererat cinta, hihi. bagus mbak sharingnya ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s