My cool in aire adventure:#1 in Java Island:Cingur edition

Taraaa…

Saya kembali sahabat semua..^^v

kali ini dengan cerita yang berbeda.

setelah hampir semalaman dan hampir seharian ngetik cerpen untuk lomba, tiba2 saya tergerak ingin menuliskan pengalaman singkat saya tentang cool in aire (bahasa alay yang saya kutip dari Abi…:)v)

saya kembali lagi ke pulau ini (baca Jawa) sejak tanggal 13 November 2012 lalu tepatnya pukul 12:30 AM, wow udah hampir 2 bulan saya disini..:)

yuk liat cool in aire apa saja yang udah saya cicip disini…

check it out!!

1. Rujak cingur

saya gak terlalu ingat urutan makanan yang pernah saya coba, ayo sejenak meninggalkan keberaturan..:)v

udah pernah makan atau liet jenis cool in aire yang bernama rujak cingur?

yup.. inilah gambarnya:

Image

sumber gambar:http://id.wikipedia.org/wiki/Rujak_cingur.

Rujak cingur, seperti dari namanya, cingur itu menurut bahasa Jawa berarti mulut, ya, didalam rujak cingur ini ada mulut atau monyong sapi yang direbus sahabat.

selain cingur, rujak ini juga ditemani aneka sayuran seperti timun,kecambah, kangkung, dan adalagi sejenis sayuran yang mirip timun tapi masih mantepan timun rasanya, katanya Mbak google c timun jawa. selain sayuran yang saya sebutkan tadi(saya tidak ingat dengan pasti apa saja sayurannya..:)v) rujak ini juga ditemani dengan tempe dan lontong dan satu lagi, bumbu khas Jawa Timur (kayaknya, soalnya aku asal nebak) petis,ya, adanya petis membuat warna rujak ini agak kehitaman.

rasanya gimana?

pertama kali saya ke daerah ini (baca:Jawa Timur) mesti selalu ada yang nanyain, udah pernah makan rujak cingur belum?

dan anda tidak akan pernah berhenti ditanyakan sebelum anda benar2 mencobanya, percayalah…^^

eit, jadi ngelantur nih, rujak yang katanya berasal dari Surabaya ini (sumber:wikipedia.org) memiliki rasa mirip2 dengan rujak kebanyakan, bumbu kacangnya yang mendominasi, dihiasi dengan paduan sayuran, membuat makanan ini dapet nilai:

Imagekalau makanan ini pake cingur, coz seem that I don’t like cingurnya sapi,

tapi kalo gak pake cingur dan petisnya agak dikit, saya kasih nilai…..

cing:

Image

saya kasih nilai 3 dari total nilai 7 dan predikat mendekati lumayan. hahai, maafkan saya para penggemar rujak cingur, kadang kita memang harus berbeda untuk tau apa itu persamaan…:)v
mungkin karena lidah saya yang kurang jeli dengan makanan2 enak atau kata Abi sugesti saya terlalu kuaaat merasuk ke sanubari saya, sehingga bila ada sesuatu asing yang akan masuk kedalam terowongan merah ini (baca:mulut) saya selalu mewanti2 penjaga jinak(lidah red) untuk mempersilahkan mereka masuk.haha,

saya rasa cukup, dari seorang Bangkanese like me,^^v
*Psst, mentang2 saya mostingin makanan Jawa bukan berarti saya melupakan makanan Bangka lo ya, I still love them much, but Java n Bangka had their own special space, here, ini my guava red side..:)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s