“Mak, Lia pengen nikah”. Ungkap ku dengan tegas.
“Nikah lah nak, emangnya Mak menghalang i kamu untuk nikah?”Jawab Mak sekenanya.
“Bukan itu masalahnya Mak, Lia butuh izin Mak.”Tanyaku lagi.
“Iya, Mak izinkan.”Jawab Mak lagi.
“Berarti Mak izinkan Lia menikah sebelum wisuda Mak?
“Sebentar, apa katamu nak?”
“Iya, kata Mak, Mak gak ngelarang Lia untuk menikah? Berarti kalo menikahnya sebelum wisuda juga gak masalah dong?”
“Apa katamu Nak? Kamu disana itu kerja praktik lo, bukan nyari calon suami!

Iklan

Satu pemikiran pada “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s