All about J fiction Part I

Bismillahirrahmaanirrahiim,

Kisah ini bermula dari sebuah sekolah dasar kecil di salah satu kota di salah satu kota di Provinsi Bangka Belitung, Pangkalpinang.
Gadis kecil itu sangat periang, terkadang pemalu, namun seringnya pemberani.
Dalam kesehariannya mencerminkan bahwa ia sama sekali tak sama dengan kebanyakan gadis-gadis lain seumurannya.

Meski demikian, aura kecerdasan terlihat jelas darinya.
“Dung-dung, tak-tak..
“Deng lah Jul ki maen gendang-gendang meja ya,
Kelak ade guru ki baru tau” Ungkap Yuliani.
“aok lah ge ki ne!!”

Ya, namanya Julia.
Julia
Hanya lima huruf saja, tak lebih dan tak kurang serta tak ada tambahan apapun.
Lahir di bulan Juli tak membuatnya malu menyandang nama Julia yang telah dimiliki entah oleh berapa orang di dunia.
Terkadang ia sering membuat sendiri arti dari namanya.

Julia, sesuai namanya, karena lahir dibulan Juli, itu adalah do’a untuk namanya agar ia selalu menjadi yang ter”A” atau lebih tepatnya selalu terdepan, karena huruf A selalu diidentikkan dengan yang terdepan.
Ya, arti nama ini baru ditemukannya menjelang usianya 20an.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s