Menilik makna syukur

Memahami makna bersyukur
Hmmmm,
Sebenarnya hidup itu mudah sekali.
Jika anda pandai bersyukur, maka cukuplah bagimu dunia beserta isinya, apapun keadaanmu.
Bukankah Allah sendiri yang berjanji”Lain syakartum waazidannakum, walainkafartum, inna azabi la syadid”*nanti dicari dalilnya.
Artinya begini kurang lebih
“Barang siapa yang bersyukur maka niscaya akan kutambah nikmatnya, namun barang siapa yang kufur, maka azab ALLAH sangat pedih”*nanti dicari dalilnya.
Namun kerap kali yang terjadi adalah —termasuk saya sendiri—sering mengartikan bahwa ketika kita merasa telah bersyukur maka yang ditambah nikmatnya adalah dari sisi materinya.
Padahal sebenarnya sering kali kita tidak sadar bahwa kita telah terlalu lama melihat dengan baik tanpa adanya gangguan,
Bahwa sebenarnya kita entah sudah berapa lama menghirup O2 gratis tanpa ada gangguan apapun,
Bahwa sebenarnya sudah sangat lama sekali kita terus menerus beraktivitas tanpa ada sakit yang menghalangi,
Bahwa sebenarnya ada banyak sekali kemudahan yang sudah kita dapat tanpa kita sadari.
Seperti pagi ini, saat seperti biasanya aku duduk menunggu kedatangan bus, sambil mencermati keadaan sekeliling:
Ada seorang bapak tukang becak yang tenang-tenang saja bahkan kadang-kadang sembari tersenyum meski mungkin ia sudah sangat tahu bahwa sekarang harga beras perkilo sudah delapan ribu rupiah dan ongkos bayaran yang ia dapatkan umumnya tak lebih dari lima ribu, dengan jarak yang hampir sama bahkan dengan penumpang yang tidak terlalu sering dan banyak.
Hmmm,
Lantas aku beralih lagi kepada seorang bapak yang jadi tukang parkir.
Umur rentanya yang sangat bersemangat sedikit banyak mengingatkanku bahwa telah terlalu lama aku bahkan tidak menjadi orang yang produktif… 
Bapak itu pun tidak jauh berbeda dengan bapak tukang becak yang tadi, meski aku tak tahu berapa gaji yang didapat Bapak itu, yang jelas tidak begitu besar karena buktinya tak banyak orang yang mau menjadi seperti bapak itu, karena sepenglihatanku hanya ada dua orang yang menjadi seperti Bapak itu.
Alhamdulillah ya Rabb, hamba masih bisa menikmati semua yang hamba punya sekarang,
jaga hati ini ya Rabb agar selalu mengingatMu..
Aaamiin

Iklan

Satu pemikiran pada “Menilik makna syukur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s