Pilihan Hadiah Untuk Ibu yang Baru Melahirkan

 

Hadiah untuk ibu baru melahirkan
Pilihan Hadiah Untuk Ibu yang Baru Melahirkan

Ini hasil pengalaman saya ketika melahirkan anak pertama dulu, sekitar 2,5 tahun yang lalu. Awalnya, saya sungguh tak menyangka bahwa kami akan mendapat banyak sekali hadiah dari orang-orang sekitar, yang ternyata setelah dikumpul-kumpul jumlahnya banyak sekali.
Padahal waktu itu kami masih terhitung baru di Paiton sini. Alhamdulillah. Pemberian itu dari tetangga sekitar kontrakkan, teman kerja mas suami, teman di yayasan TK tempat saya sering main dulu, keluarga ibu mertua di Mojokerto, teman-teman pengajian, dan ada juga bingkisan dari perusahaan tempat suami bekerja.
Alhamdulillah, terima kasih semuanya, sudah memberikan hadiah kepada kami, baik berupa do’a maupun materi. Jazakallahu khoiron katsiron, semoga Allah membalasnya dengan kebaikan yang berlipat ganda, Aamiin.
Dari kesemua hadiah yang diberikan orang-orang terdekat tersebut, Alhamdulillah sebagian besar terpakai semua. Kalaupun ada yang sama ataupun belum sempat terpakai, kami hadiahkan untuk bayi yang lain. Nah, bagi kamu yang masih bingung mau memberikan hadiah apa kepada teman yang baru melahirkan, mungkin bisa memberikan salah satu dari list hadiah yang pernah kami dapat berikut:
1. Perlengkapan mencuci ( deterjen, pewangi pakaian), mandi (sabun cair, sabun batang, untuk dewasa dan bayi), dan gula
Ini sebagian besar pemberian dari tetangga sekitar rumah. Mungkin sudah menjadi tradisi di sini, bila ada yang melahirkan, maka akan dihadiahi sabun, deterjen, dan gula. Alhamdulillah semuanya terpakai sekali. Kalau tidak salah selama 6 bulan lebih kami tidak pernah lagi membeli deterjen, sabun mandi, pewangi pakaian, dan gula. Padahal waktu itu si Abang tidak memakai diaper di rumah, jadi otomatis setiap hari cucian menumpuk satu bak besar.
2. Perlengkapan lengkap makeup bayi
Mulai dari minyak telon, baby lotion, sampo, tisu basah, dan bedak. Hadiah ini kadang diberikan sepaket jadi satu. Alhamdulillah kami dapat banyak sekali hadiah seperti ini. Sebagian terpakai, sebagian yang lain kami hadiahkan kembali kepada bayi lain.
3. Gendongan samping sling
Kalau tidak salah, kami mendapatkan 3 gendongan samping, dua dari teman suami, satu dari perusahaan. Tapi karena dari perusahaan datangnya agak lama, jadi yang satu sudah keburu dipakai dan akhirnya dari perusahaan pun dipakai sendiri. Nah yang satu lagi kami hadiahkan ke bayi yang lain.
4. Gendongan bayi depan
Kalau hadiah yang ini kami dapat 2, sehingga akhirnya yang dipakai salah satu, yang lainnya dihadiahi ke bayi yang lain.
5. Baju bayi, celana bayi. Popok, handuk, dan kain alas
Alhamdulillah untuk pemberian yang ini terpakai semua, bahkan kadang jadi penolong bila jemuran popok si Abang tidak juga kering.
6. Perlengkapan makan bayi
Karena kami sudah keburu beli, waktu itu beli dan hadiahnya bersamaan dengan waktu makan si Abang. Jadi yang satu dipakai sendiri, sementara yang lain kami hadiahi ke bayi yang lain.
7. Sprei dan selimut
Sampai sekarang sprei dan selimutnya terpakai semua. Apalagi bila si Abang sering ngompol, maka terasa bermanfaat sekali.
8. Jaket bayi
Alhamdulillah Abang dapat 2 hadiah jaket, lumayan bisa untuk cadangan. Sayangnya, satu jaket yang lumayan bagus hilang terjatuh ketika main di time zone. 
9. Selimut bayi
Ini dipakai setiap mengajak si Abang keluar waktu dulu masih imut. Karena kalau sampai tidak pakai selimut ini, bisa dimarahi tetangga, haha. Alhamdulillah dapat 2 dan terpakai semua.
10. Tas bayi
Ini dapat lungsuran dari tetangga. Lumayan untuk meletakkan barang-barang kalau sedang bepergian dengan si Abang. Apalagi kalau bepergian bawa bayi barang bawaannya jadi banyak sekali.
11. Kereta bayi
Awalnya sih berniat beli, tapi Alhamdulillah ada tetangga yang baik hati mewariskannya pada si Abang, jadi lebih hemat deh, hehe. Sampai sekarang masih bagus, setelah ini mau dipakai untuk adiknya lagi.
12. Uang tunai
Yang menghadiahi uang hanya satu atau dua teman suami yang masih bujang. Mungkin bingung, mau memberikan hadiah apa. Tapi tak apa lho, kalau dikasih uang tunai bisa dimanfaatkan untuk membeli sesuatu penting lainnya.

Itulah beberapa hadiah yang kami dapatkan sewaktu Abang baru saja dilahirkan. Alhamdulillah sampai sekarang semua barangnya masih baik dan sebentar lagi akan dilungsurkan ke adik. Jadi memang benar ya, bahwa semua makhluk hidup itu sudah terjamin rizkinya, bahkan ulat melata yang kecil sekalipun. Alhamdulillah masih merah, mungil begitu saja si Abang sudah dapat banyak sekali hadiah dari orang-orang.
Oh ya, sebagai tambahan, beberapa kali mengunjungi teman yang habis melahirkan, saya juga menghadiahkan buku tentang ASI dan menyusui, terutama untuk ibu yang baru punya anak, biasanya butuh banyak info seputar pengasuhan anak. Selain itu kadang saya juga memberikan jajanan sehat untuk sang Ibu, dan sesekali kadang memberikan buah. Dari beberapa cerita teman bahkan ada yang mendapat hadiah bouncer, mainan anak, dan lainnya. Atau mungkin kalau memang budgetnya banyak, bisa juga memberikan kulkas terbaik untuk si Ibu ditambah perlengkapan perah ASI, sehingga bisa sebagai tempat asi perahnya nanti.
Segitu dulu sharing dari saya seputar hadiah untuk ibu baru melahirkan. Mungkin kamu juga punya hadiah lain yang mau ditambahkan? Sharing yuk! Semoga bermanfaat. 🙂

Belajar Merawat Blog dari Nunu Amir Blog

Dari dulu, saya ingin sekali menulis sebuah buku. Bahkan setelah memutuskan untuk menikah dan tidak bekerja di luar, saya mantapkan tekad untuk menjadi penulis. Meski pada awalnya niat menulis buku karena saya merasa mereka para penulis buku adalah orang-orang keren. Rasanya seperti istimewa sekali bila ada nama kita tertulis di sebuah buku sebagai penulisnya.

Lanjutkan membaca “Belajar Merawat Blog dari Nunu Amir Blog”

Sabar dan Ikhtiar Dalam Menanti Momongan

2016-25-4--22-01-51

Sudah bekerja?

Bekerja di mana?

Sarjana kok gajinya pas-pasan?

Sudah punya pasangan?

Kapan menikah?

Sudah punya anak?

Anaknya kok kurus?

Anaknya kok gemuk sekali?

 

Dalam hidup, sebenarnya ada banyak orang yang peduli dengan kehidupan kita. Kepedulian tersebut salah satunya diwujudkan dengan menanyakan hal-hal yang bersifat pribadi dalam hidup kita. Sayangnya, saat bertanya, kadang mereka tidak memperhatikan tempat, waktu, dan suasana hati dari yang ditanya. Sehingga seakan-akan pertanyaan tersebut dilontarkan bukan karena mereka peduli, melainkan karena ingin memancing emosi.

Lanjutkan membaca “Sabar dan Ikhtiar Dalam Menanti Momongan”

Nutritalk Surabaya Ajak Peserta Kenali Alergi Sejak Dini, Untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Sang Buah Hati

Pernahkah melihat orang-orang di sekitar kita, kulitnya bentol-bentol setelah mengkonsumsi udang atau makanan tertentu lainnya? Atau mungkin Anda sering bersin-bersin setiap kali memegang kucing? Bila iya, mungkin saja Anda atau orang-orang di sekitar sedang mengalami alergi.
Sungguh tidak mengenakkan, bukan? Di saat orang lain bisa makan dengan enak suatu makanan tertentu, sementara kita harus ‘menderita’ karena makanan tersebut. Akan lebih menyedihkan lagi bila hal ini terjadi pada si buah hati. Karena itu, penting bagi kita terutama orang tua untuk mengenal tentang alergi dan cara menanganinya sejak dini, sehingga tidak akan merugikan si buah hati di kemudian hari.

Lanjutkan membaca “Nutritalk Surabaya Ajak Peserta Kenali Alergi Sejak Dini, Untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Sang Buah Hati”